0 2 min 9 bulan

FORJASIB-Washington, 21 Juli 2024 – Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyatakan dukungannya untuk Kamala Harris sebagai calon presiden dari Partai Demokrat, membuka jalan bagi Harris untuk menjadi perempuan kulit hitam pertama dan orang keturunan Asia Selatan pertama yang memimpin partai besar di Amerika Serikat.

 

Setelah lebih dari tiga tahun menjabat sebagai wakil presiden, Harris kini menjadi kandidat utama untuk nominasi presiden setelah Biden mengumumkan pengunduran dirinya dari pemilihan presiden 2024 pada Minggu (21/7).

 

Selama masa jabatannya sebagai wakil presiden, Harris menghadapi berbagai tantangan, termasuk dalam mendapatkan dukungan kebijakan dan menjalin hubungan dengan para pemilih. Namun, ia juga telah menangani sejumlah tugas penting.

 

Harris mencetak sejarah pada 2020 dengan menjadi perempuan pertama yang menjabat sebagai wakil presiden, serta perempuan kulit hitam pertama dan perempuan keturunan Asia pertama dalam posisi tersebut. Harapannya adalah bahwa dia dapat melanjutkan peran kepemimpinan di Partai Demokrat dan mungkin menjadi calon berikutnya yang dinominasikan oleh partai tersebut.

 

Sebagai wakil presiden, Harris telah menangani berbagai isu kebijakan penting, meskipun sering kali tugas-tugas tersebut sangat sulit. Salah satu tugas awal yang ia emban adalah mengatasi akar penyebab migrasi ke Amerika Serikat dengan berupaya memperbaiki kondisi di negara-negara Segitiga Utara seperti Honduras, El Salvador, dan Guatemala.

 

Tugas ini menempatkannya di garis depan dalam isu imigrasi yang sangat politis. Dalam sebuah wawancara dengan NBC News pada 2021, ketika ditanya mengapa dia tidak pernah mengunjungi perbatasan AS-Meksiko meskipun telah bepergian ke Amerika Tengah, Harris menjawab dengan tajam, “Saya juga belum pernah ke Eropa. Saya tidak mengerti maksud Anda.”

 

Staf Harris menjelaskan bahwa tugas wakil presiden adalah untuk mengamati penyebab migrasi dan bukan untuk mengamankan perbatasan. Namun, pernyataan Harris kepada calon migran selama kunjungannya ke Amerika Tengah tetap mengaitkannya dengan masalah imigrasi.

 

Dengan dukungan dari Presiden Biden, Kamala Harris kini berada di posisi terdepan untuk menjadi calon presiden dari Partai Demokrat pada pemilihan 2024 mendatang. (CWW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses