
Banyuwangi – Isu lingkungan sudah tidak lagi bisa dianggap angin lalu. Penurunan kualitas lingkungan hidup, baik secara global maupun nasional, kini menjadi bom waktu yang siap meledak jika tidak segera diatasi. Banyuwangi sebagai daerah dengan potensi pembangunan yang terus berkembang, mau tak mau harus bergerak cepat mengambil langkah nyata untuk memastikan bumi tetap layak dihuni.
Menyikapi tantangan ini, Media FORJASIB melalui peran Advokasi CWW LAWTECH meluncurkan forum diskusi ORKESWANGI 2025 (Obrolan Kebijakan Sekitar Banyuwangi). Tahun ini, ORKESWANGI hadir dengan tema yang sengaja dibuat “ngegas” dan relevan bagi semua kalangan, khususnya generasi muda:
“Green Move for Better Future: Saatnya Pengadaan Pemerintah Peduli Lingkungan!”
Tema ini tidak sekadar jargon. Green Public Procurement (GPP) atau pengadaan hijau adalah konsep pengadaan barang/jasa pemerintah yang mempertimbangkan aspek keberlanjutan lingkungan, efisiensi sumber daya, dan tanggung jawab sosial. Konsep ini membuka jalan agar setiap rupiah belanja negara membawa dampak positif bukan hanya untuk pembangunan, tetapi juga untuk bumi.
“Ini bukan sekadar diskusi, tapi ajakan untuk berubah. Kita ingin mengajak semua elemen, terutama Gen Z dan milenial, yang peduli pada masa depan lingkungan agar ikut bersuara. Banyuwangi harus menjadi pionir dalam pengadaan hijau,” tegas CWW, advokat pengadaan sekaligus penggagas ORKESWANGI 2025.
Untuk memperkaya perspektif, acara ini akan menghadirkan narasumber top dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup serta Direktorat Pengembangan Iklim Usaha dan Kerjasama Internasional LKPP. Mereka akan membedah bagaimana pengadaan hijau bisa diimplementasikan secara konkret, bahkan di level daerah.
Mengapa Gen Z dan milenial harus peduli?
Karena merekalah yang akan paling merasakan dampaknya. Setiap kebijakan hari ini, termasuk dalam pengadaan barang/jasa pemerintah, akan menentukan seperti apa kualitas hidup mereka 10-20 tahun ke depan. Forum ini akan membuka wawasan bagaimana teknologi, inovasi, dan gaya hidup ramah lingkungan bisa masuk ke dalam kebijakan publik yang nyata.
Acara ini akan dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Microsoft Teams dalam waktu dekat. FORJASIB mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, akademisi, hingga aktivis muda, untuk ikut bergabung.
“Kita butuh semangat kolaborasi. Mari hadir, diskusi, dan dorong pengadaan hijau jadi bagian nyata dari wajah baru Banyuwangi. Ini bukan hanya soal proyek, ini soal masa depan,” tutup CWW.